Monday, March 30, 2009

Lagu keren....

Letto - Lubang di Hati

kubuka mata dan kulihat dunia
tlah kuterima anugerah cintanya
tak pernah aku menyesali yang kupunya
tapi kusadari ada lubang dalam hati.

kucari sesuatu yang mampu mengisi lubang ini
kumenanti jawaban yang apa yang dikatakan oleh hati

apakah itu kamu apakah itu dia selama ini kucari tanpa henti
apakah itu cinta apakah itu cita yang mampu melengkapi lubang dalam hati?


kumengira hanya dialah obatnya
tapi kusadari bukan itu yang kucari

kuteruskan perjalanan panjang yang begitu melelahkan
dan kuyakin kau tak ingin aku berhenti

(bukan apa-apa sih, ni lagu keren abizzzz....)

Monday, March 23, 2009

Melestarikan Tradisi demi Gengsi

Bagi kelompok tertentu, Bulan Maulud dirayakan secara besar-besaran dengan menggelar selamatan akbar seperti membuat dodol, wajik, dan selamatan daging sapi. Tradisi ini sudah mendarah daging dan menjadi suatu keharusan bagi mereka, suku Madura yang tinggal di Kalimantan.

Bahkan, mereka rela banting tulang dan berhutang ke sana-kemari untuk menggelar selamatan dan melestarikan tradisi itu.

Tentu saja, aku sebagai pendatang sangat heran dan marah dengan pola pikir mereka yang sangat ritualistis. Mereka hanya menjiplak tanpa memahami makna yang ada di dalamnya. Sedih? Iya, karena pembantuku salah satu penganut aliran itu. Bayangkan, dia adalah janda beranak dua. Dia rela gajinya bulan ini diserahkan ke ibunya untuk menggelar tradisi selamatan itu. Bahkan, dia mau gaji dibayar dimuka karena uang yang dimiliki ibunya masih kurang.

Kenapa, di jaman yang serba sulit ini masih ada orang-orang yang berpikiran picik, ritualistis, dan tidak realistis. Aku pun merasakan apa yang dialami pembantuku. Mertuaku sendiri menegurku karena aku tidak melakukan ritual selamatan di bulan Maulud.

Aku pun nggak peduli mau dikatakan nentang mertua, suami ataupun pelit, yang jelas aku menjelaskan sesuai dnegan logikaku. Sepengetahuanku, tidak ada yang mengharuskan untuk melakukan selamatan setiap bulan bahkan setiap malam jumat. Yang aku tahu, selamatan merupakan ungkapan syukur atau permintaan hajatan bukan ritual semata. Dan menu nya pun tidak ada paksaan atau sesuai dengan kemampuan.

Sampai kapan, mereka terjebak dengan pola pemikiran seperti ini. Padahal, untuk makan sehari-hari saja mereka kesulitan. Mereka hanya malu jika jadi bahan omongan gara-gara tidak menggelar acara selamatan. 

Oalah.....melestarikan tradisi kok demi gengsi sampai-sampai menyiksa diri sendiri.....

Thursday, March 19, 2009

Tak Lekang Oleh Waktu

Seputih cinta ini
Ingin kulukiskan di dasar hatiku
Kesetiaan janjiku
Untuk pertahankan kasihku padamu

Bukalah mata hati
Ku masih cumbui bayang dirimu di dalam mimpi
Yang mungkin takkan pernah
Membawamu di genggammu

Dirimu di hatiku
Tak lekang oleh waktu
Meski kau bukan milikku
Intan permata yang tak pudar
Tetap bersinar
Mengusik kesepian jiwaku

Ku coba memahami
Bimbangnya nurani
Tuk pastikan semua
Tak akan kuingkari
Terlalu banyak cinta yang mengisi datang dan pergi
Namun tak pernah bisa

Lenyapkanmu di benakku

(salah satu lagu kerispatih yang kusuka)