Thursday, July 24, 2008

Kebebasan yang Terpasung

Pagi itu aku mengawali hari yang indah karena ada sederetan isu yang kukantongi, salah satunya sosialisasi dana BOS di Disdikpora, kebetulan aku jg diundang ma maneger BOS buat ngliput.
Dengan santainya aku duduk dan menyimak acara yg cukup menarik.
Tapi di tengah kegiatan, datang Kadisnya dan di depan umum serta memakai mikropon,
"Ini ada rekani kita dari BNS mbak ????, saya informasikan kalau acara ini adalah kegiatan evaluasi rutin yang sudah menjadi tupoksi kami, jadi mohon untuk tidak dipublikasikan,".
Serasa dilempari kotoran ayam, dia ngomong di depan umum, menyebut namaku lengkap.
Kenapa Kadis pendidikan justri tidak beretika? Jadi seperti ini gambaran pendidikan di kota yang dua kali meraih adipura?
Heran saja, keberadaanku untuk memenuhi undangan tetapi ada pihak yg tidak menginginkan.
Dasar pengecut, yg tidak bisa menerima kekurangan di instansinya.

No comments: