Tuesday, July 31, 2007


Dalam sepi aku berdiri dengan kaki yang tidak bisa kugerakkan
Kudengar suara kecilmu memanggilku
Suara yang membuatku bertahan untuk tetap berdiri
Dari mulut kecilmu terlontar sebuah keinginan
Karena celotehmu itu membuatku berusaha menggerakkan kaki

Rasa ingin tahumu yang besar membuatku tidak lagi menoleh ke belakang
Membuat kedua mataku terus terbuka, meskipun aku tak bisa bersuara
Pelukanmu satukan hati yang telah lama hancur
Kehadiranmu membuatku tetap bertahan

Meskipun kau tak pernah tahu betapa besar arti dirimu
Meskipun aku selalu menanti kau tahu segalanya
Meskipun aku harus menahan hingga kau dewasa
Untuk mengerti apa yang sebenarnya terjadi

Untuk anakku tercinta .........
Terima kasih telah beriku kekuatan....

Thursday, July 26, 2007

Tidur lagi ah...............



Lihat tuh....tidur aja action, kebayangkan gimana kalau lagi sadar....
Tadi pagi Fahri sudah bangun jam 5 tapi dia sakit perut.
Pagi-pagi dia keluarin isis perutnya, e...habis itu dia tidur lagi..
"Dik yi, dingin. Bobo lagi ah.......," katanya.
Tukang usil yang satu nih jadi penghiburku saat aku capek dan jenuh.
Pernah nih, waktu uku pulang kerja n kehujanan, kan mukaku jadi basah. Seperti biasa kalau aku datang, dia langsung minta cium pipi.
Tahu nggak apa komentarnya?
"Basah ya pipinya? Mama sih nggak pake payung, dik yi ma ayah pake payung nggak basah...," katanya sambil memperagakan cara memakai payung.
Dia tuh nggak ngerti mana bisa sih naik motor sambil pake payung mana jauh lagi.....
Tapi nggak papa kok nak, karena komentarmu itu bisa bikin rasa capek mama hilang.
O...ya satu lagi kebiasaan dia yang sering ngikuti kau melakukan ritual sebelum tidur.
Dia itu ikut-ikutan cuci muka, tangan, kaki, gosok gigi, dan kencing.
Jadi aku nggak perlu repot-repot nyuruh dia gosok gigi. MAklum kalau umur segitu kan (3tahun) masih suka meniru apa yang dilakukan orang dewasa....jadi aku ma suami harus berhati-hati dalam BERBUAT (jangan ngeres dulu maksudku setiap tindakan secara umum bukan secara khusus....Meskipun itu salah satunya sih.....)'

Sepatu Sawah


Ini nih...... wajah dari sepatu kesayanganku setelah makan bubur di jalanan.......alias LUMPUR BO!!!
Gila....di Pangkalan Bun, Kalteng yang katanya mendapatkan piala Adipura dari pemerintah pusat, ternyata masih ada jalan yang buat sepatuku berbedak.
Pengalaman seru ma teman huntingku, demi sebuah berita kami (terutama aku tuh) relain sepatu n celana penuh lumpu, ditambah lagi hujan (gila habis pokoknya).
Profesi yang baru kujalani 3 bulan nih bisa buat hidupku jadi nano-nano, beda dengan profesi sebelumnya yang monoton.
Setiap hari di dalam ruangan dengan aktivitas itu2 melulu.......
Biarpun capek, kedinginan karena keseringan keguyur air hujan, kalo udah nyampe rumah bisa senyum gara2 keusilan si Fahri, terkadang celoteh konyolnya......

Thursday, July 19, 2007

Kejujuranmu membawa luka



Minggu sore ketika aku libur, kami sekeluarga berencana jalan-jalan.
Karena faktor kesibukan dan lain hal, ayah Fahri tidak sempat mandi.
Ayah: Aku nggak usah mandi nanti malam aja, sudah janji sama adek mo jalan-jalan...kasihan.
Sampailah kita ke sebuah swalayan, si Fahri tu nyium baju ayahnya dan keluarlah komentar.
"Ayah bau..... belum mandi....".
Dasar anak kecil, suaranya cukup nyaring, SPG di ditu jadi tau kalau suamiku belum mandi......
Pelajaran berharga kalau ngajak main si kecil harus rapi, harum, dan mandi.